BERITA

Sekuel Iqro My Universe Hadir Setelah Tiga Tahun

Kamis, 23 Mei 2019 - 11:45:59 (WIB)

Avatar

Jakarta, Gatra.com - Setelah memproduksi film pertama ‘Iqro - Petualangan Meraih Bintang’ pada 2017, Yayasan Pembina Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Salman Film Academy, yang didukung  Bumi Prasidi Bi-Epsi dan Mitra Andalas Visual berhasil menyelesaikan sekuel ‘Iqro - My Universe’ yang dijadwalkan akan tayang 11 Juli mendatang.

“Selama 5 tahun bikin dua film, ini luar biasa. Kedua film lahir dari mimpi. Gimana bangsa kita bisa bermimpi besar, anak muda punya mimpi besar, karena bangsa ini besar,” ujar Eksekutif produser Imam Choirul Basri saat konferensi pers di kawasan Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (22/5).

Masih mengusung tema yang mengedepankan ilmu pengetahuan yang mengangkat kebesaran Al-Quran, film ‘Iqro - My Universe’ menceritakan cita-cita Aqilla (Aisha Nurra Datau) yang ingin menjadi astronot. Demi impiannya, Aqilla mencoba mengikuti lomba vlog tentang tokoh antariksa yang berhadiah pergi ke pusat penelitian luar angkasa di Inggris.

Selain itu, film ini tidak hanya mengambil lokasi di Jakarta, Bogor, dan Siak, tetapi juga Leicester dan London di Inggris. ‘Iqra - My Universe’ juga akan menampilkan visual dengan animasi agar memperkuat tampilan film.

Selain itu, aktris Maudy Koesnaedi juga turut berperan sebagai Ibu Tsurayya, seorang astronot perempuan pertama di Indonesia. Perempuan kelahiran 1975 ini senang memerankan karakter yang belum pernah ia perankan sebelumnya.

“Seperti dapat hidayah. Saya berperan jadi ilmuwan botani padahal saya gak suka astronomi, astronot. Karena baru, saya banyak diskusi dengan Mbak Ica sebagai penulis. Dikasih dikasih buku astronomi, dan nonton youtube juga,” ungkap Maudy.

Selain Aisha dan Maudy, film ini juga dibintangi oleh aktor Cok Simbara, Mike Lucock, Raihan Khan, Astri Ivo, Ellize Christine, Ben Kasyafani, Adhitya Putri, Mario Irwinsyah, Meriam Bellina, Rony Dozer, dan Adityawarman. Juga akan ada penampilan khusus dari astronot wanita pertama Indonesia, Pratiwi Sudarmono.

Sumber : 
https://www.gatra.com/